materi tema 1 kelas 5 subtema 1 revisi 2018

Ringkasan Materi Tema 1 Kelas 5 Subtema 1 Kurikulum 2013

Diposting pada

Materi tema 1 kelas 5. Selamat datang sahabat pena pengajar. Tahun ajaran baru tentu harus dengan semangat yang baru. Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan ringkasan materi tema 1 kelas 5 subtema 1 semester 1 kurikulum 2013 revisi terbaru. Tentu saja rangkuman materi ini sangat cocok untuk bekal menghadapi tahun ajaran baru.

Bicara tentang materi tema 1 kelas 5 subtema 1, tentu kita harus tahu dulu muatan pelajaran apa saja yang ada di Subtema 1 Organ Gerak Hewan. Pada subtema 1 ini terdapat beberapa muatan pelajaran atau mupel, di antaranya: PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS dan SBdP. Dan pada postingan kali ini akan kami bahas secara tuntas.

Kompetensi Dasar Subtema 1

Sebelum kita bahas materi pada tema 1 kelas 5 sd ini, tentu kita harus tahu dulu kompetensi dasar atau materi pokok yang ada di tema 1 ini. Untuk mempersingkat waktu kami akan lampirkan kompetensi dasar atau materi pokok pada tema 1 kelas 5 ( baik dari subtema 1, subtema 2 dan subtema 3), berikut ini materi pokoknya:

PPKn secara sekilas membahas tentang sikap yang mencerminkan sila ketiga dan keempat pancasila  dilingkungan sekolah, menyebutkan contoh sikap menjaga persatuan di lingkungan sekolah.

Bahasa Indonesia secara umum membahas mengenai mengidentifikasi ide pokok dalam suatu bacaan, menentukan isi bacaan dan kalimat pengembang.

IPA menjadi dasar pada tema dan subtema ini, membahas tentang pengertiam organ gerak, alat gerak pada hewan.

IPS membahas materi tentang denah dan peta serta pemanfaatan sumber daya laut untuk ekonomi masyarakat, jenis jenis pekerjaan di daerah pesisir dan daerah tempat tinggal kita.

Sedangkan SBdP dengan materi mengenai gambar cerita, yang mencakup: unsur gambar cerita, media dan alat gambar, dan cara menggambar gambar cerita atau ilustrasi.

Materi PPKn Kelas 5 Tema 1 Subtema 1

Sudah disebutkan di atas bahwa untuk mupel PPKn kelas 5 tema 1 subtema 1 ini membahas tentang sikap yang mencerminkan sila ketiga dan keempat Pancasila di sekolah.

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Istilah Pancasila diambil dari Kitab Negarakertagama karangan Mpu Prapanca. Pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 BPUPKI menggelar sidang I. Dalam sidang tersebut salah satunya membahas rumusan dasar negera. Ada 3 tokoh yang mengusulkan dasar negara yakni; Mohammad Yamin, Soepomo dan Ir Soekarno.

Usulan Mohammad Yamin pada tanggal 29 Mei 1945, yaitu: peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.

Usulan Soepomo pada tanggal 31 Mei 1945, yaitu; persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah, keadilan rakyat.

Sedangkan usulan Ir Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 yaitu; kebangsaan Indonesia atau nasionalisme, perikemanusiaan atau internasionalisme, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan yang maha esa.

Setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari Lahir Pancasila.

Berikut ini beberapa contoh sikap yang mencerminkan pengamalan sila ketiga pancasila di lingkungan sekolah, di antaranya:

1. Mengikuti upacara bendera dengan khidmat.

2. Bekerja sama melaksanakan piket kelas.

3. Melerai teman yang sedang bertengkar di sekolah

4. Menjaga nama baik sekolah.

5. Hidup rukun dengan teman di sekolah.

6. Tidak ikut tawuran pelajar.

7. Tidak mengejek teman yang berbeda suku atau agama.

Sedangkan contoh pengamalan sila keempat Pancasila di sekolah, antara lain;

1. Memilih ketua kelas atau pengurus kelas dengan cara musyawarah.

2. Menghargai usulan dan pendapat siswa lain.

3. Tidak memaksakan kehendak kepada siswa lain.

4. Mengutamakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah bersama.

5. Tidak memotong pembicaraan siswa lain saat sedang berpendapat.

Materi Bahasa Indonesia

Di awal kita sudah membahas pula bahwa materi bahasa Indonesia untuk subtema 1 ini membicarakan tentang ide pokok suatu paragraf. Ide pokok merupakan ide atau gagasan yang menjadi pokok pengembangan suatu paragraf. Letak ide pokok ada di dalam kalimat utama. Jenis jenis paragraf berdasarkan letak kalimat utamanya ada 2 yaitu paragraf deduktif dan paragraf induktif.

Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf. Sedangkan paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di akhir paragraf. Dalam 1 paragraf terdiri dari 1 ide pokok dan beberapa kalimat penjelas atau pengembang. Kalimat pengembang merupkan kalimat yang menjelaskan kalimat utama di sebuah paragraf.

Fungsi Ide pokok berguna untuk menjelaskan inti dari suatu paragraf. Dengan kita mengidentifikasi ide pokok maka kita dapat mengetahui isi dari paragraf tersebut.

Cara untuk menentukan ide pokok antara lain;

1. Bacalah seluruh isi paragraf dengan seksama

2. Cermati kalimat pertama sampai kalimat terakhir di setiap paragraf.

3. Bandingkan kalimat pada awal dan akhir paragraf biasanya ide pokok ada di awal paragaraf atau di akhir paragraf.

4. Tandai ide pokok di tiap paragraf

5. Tandai pula info penting di tiap paragraf.

Materi IPA kelas 5 sd

Sedangkan untuk muatan pelajaran IPA ini kita disuguhi tentang alat gerak pada hewan. Bergerak merupakan salah satu ciri ciri dari makhluk hidup. Bergerak sering diartikan berpindah tempat baik sebagaian atau seluruh bagian tubuhnya. Hewan bergerak karena mendapatkan rangsangan.

Organ gerak pada manusia dan hewan dibedakan menjadi 2 yaitu organ gerak aktif atau otot, dan organ gerak pasif yaitu tulang atau rangka. Banyak jenis dan cara hewan berpidah tempat tergantung pada organ gerak yang digunakan, seperti:

1. kelinci melompat menggunakan kaki,

2. ikan berenang dengan siripnya,

3. burung terbang dengan sayapnya

4. kucing berjalan dengan kakinya

5. cacing dan ular merayap dengan perutnya, dll.

Berdasarkan punya dan tidaknya tulang belakang hewan dibedakan menjadi 2, yaitu;

a. Vertebrata atau hewan yang memiliki tulang belakang, contohnya hewan mamalia, unggas, reptil, ikan dan juga amphibi ( mamalia adalah hewan menyusui contohnya; kambing, kucing, sapi, kerbau.) unggas contohnya; burung, ayam, mentok, aangsa, itik. Reptil atau hewan melata contohnya kadal, buaya, cicak, tokek, biawak, ular. Ikan sebangsa ikan, seperti ikan mas, nila, gurami, lele. Amphibi sebangsa katak.

b. Avertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang, contohnya serangga (kupu kupu, capung, jangkrik, belalang), molusca atau hewan lunak contohnya siput, bintang laut, cumi cumi ubur ubur), dan bangsa cacing.

Ciri ciri hewan Avertebrata antara lain;

a. tidak mempunyai tulang belakang.

b. mempunyai rangka luar.

c. susunan saraf berada pada perut.

d. otaknya tidak dilindungi oleh suatu rangka.

Materi IPS Tema 1 Subtema 1 kelas 5 K13

Untuk muatan pelajaran IPS kita mulai dengan pengertian denah dan peta. Denah merupakan gambar lokasi suatu tempat tanpa melakukan langsung. Biasanya pada denah tidak memakai skala. Sedangkan peta merupakan gambaran dengan skala tertentu yang menunjukkan letak suatu tempat.

Letak Indonesia

Secara astronis negara Indonesia terletak di antara 6 derajat LU sampai 11 derajat LS dan 95 derajat BT sampai 141 derajat BT. Sedangkan letak geografis Indonesia terletak di antara 2 benua ( Asia dan Australia ) dan 2 Samudra (Hindia dan Pasifik).

Kondisi dan batas batas Pulau di Indonesia

1. Pulau Jawa

– Pulau Jawa memiliki luas wilayah sekitar 138.793,6 km persegi atau 53.588,5 mill.

– Puncak tertinggi di Pulau Jawa adalah Gunung Semeru.

– Provinsi di Pulau Jawa ada 6 yaitu: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur.

– Batas batas wilayahnya: Utara (Laut Jawa), Selatan (Samudra Hindia), Barat (Selat Sunda) dan Timur (Selat Bali).

Gunung – gunung di Pulau Jawa antara lain;

1. Provinsi Banten antara lain: Gunung Karang (1.778 mdpl), Gunung Pulosari (1.346 mpdl) , Gunung Aseupan (1.174 mpdl) – ada di Kab. Pandeglang dan Gunung Endut (1.207 mpdl) – ada di Kab. Lebak.

2. Provinsi Jawa Barat antara: lain Gunung Gede (2.750 mpdl) – Cianjur dan Sukabumi, Gunung Pangrango (3.019 mpdl) – perbatasan Bogor, Cianjur, dan Sukabumi, Gunung Papandayan (2.665 mpdl) – Kab. Garut, Gunung Cikuray (2.821 mpdl) – Kab. garut,  Gunung Ciremai (3.078 mpdl)- Kab Cirebon, Majalengka dan Kuningan, Gunung Patuha (2.434 mpdl) – Kab. Bandung, Gunung Salak (2.221 mpdl) – Kab. Bogor dan Sukabumi, Gunung Guntur (2.249 mpdl) – Garut Jawa Barat.

3. Provinsi Jawa Tengah antara lain: Gunung Lawu (3.265 mpdl) – Kab. Karanganyar dan Ngawi serta Magetan (Jatim), Gunung Merbabu (3.145 mpdl) – Kab. magelang, Gunung Muria (1.602 mpdl) – Jepara, Kudus, Pati, Gunung Sindara (3.150 mpdl) – Temanggung, Gunung Slamet (3.428 mpdl) – Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal dan Pemalang, Gunung Sumbing (3.371 mpdl) – Magelang, Wonosobo dan Temanggung, Gunung Merapi (2.930 mpdl) – Klaten, Boyolali, Sleman (DIY).

4. Provinsi Jawa Timur antara lain: Gunung Semeru (3.676 mpdl) – Malang dan Lumajang, Gunung Kelud (1.731 mpdl) – Kediri, Blitar, Malang, Gunung Ijen (2.779 mpdl) – Banyuwangi dan Bondowoso, Gunung Wilis (2.563 mpdl) – Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Trenggalek, Ponorogo, Gunung Bromo (2.329 mpdl) – Pasuruan, Probolinggo, Lumajang dan Malang.

2. Pulau Sumatra

– Pulau Sumatra memiliki luas wilayah sekitar 473.481 km persegi.

– Puncak tertinggi di Sumatra adalah Gunung Kerinci (3.805 mpdl)

–  Propinsi di Sumatra ada 11 yaitu: NAD, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Lampung.

Gunung gunung di Pulau Sumatra antara lain:

Gunung Bandahara (3.030 mpdl) – Aceh; Gunung Leuser (3.404 mpdl) – Aceh, Gunung Sibayak (2.212 mpdl)- Sumatra Utara; Gunung Sinabung (2.475 mpdl) – Sumatra Utara; Gunung Kerinci (3.805 mpdl) – Sumatra Barat; Gunung Marapi (2.891 mpdl); Gunung Daik (1.165 mpdl) – Riau; Gunung Jantan (700 m) – Kep. Riau; Gunung Krakatau (813 mpdl) – Lampung.

Batas wilayah pulau Sumatra

Sebelah utara berbatasan dengan Teluk Benggala, Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Malaka, Sebalah Barat Samudra Hindia dan Sebelah Selatan Selat Sunda.

3. Pulau Kalimantan

– Luas wilayah Pulau Kalimantan adalah 743.330 km persegi.

– Puncak tertinggi di Kalimantan adalah Gunung Kinabalu (negara Malaysia)

– Jumlah Provinsi di Kalimantan ada 5 antara lain: Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

Batas batas pulau Kalimantan adalah

Sebelah Utara berbatasan darat dengan Malaysia dan Brunei Darussalam, Sebalah Selatan berbatasan dengan Laut Jawa, Sebelah Barat berbatasan dengan selat Karimata dan sebelah Timur berbatasan dengan Selat Makasar.

Gunung Gunung di Kalimantan antara lain;

Gunung Bukit Raya (2.278 mpdl) – Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah; Gunung Liangpran (2.240 mpdl); Gunung Menyapa (2.000 mpdl) – Gunung Halau Halau (1.892 mpdl), Gunung Latuk (1.850 mpdl); Gunung Mesangat (1.847 mpdl); Gunung Tikung (1.804 mpdl).

4. Pulau Sulawesi 

– Luas wilayah Pulau Sulawesi adalah 174.600 km persegi.

– Puncak tertinggi di Sulawesi adalah Rantemario

– Jumlah Provinsi di Sulawesi ada 6 antara lain; Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Gorontalo.

Batas batas pulau Sulawesi adalah

Sebalah barat berbatasan dengan Selat Makassar, Sebalah Timur berbatasan dengan Pulau Halmahera dan laut Arafuru, Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Sulawesi dan Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Bali.

Gunung Gunung di Sulawesi

Gunung di pulau Sulawesi antara lain; Gunung Klabat (2.022 mpdl) Minahasa, Gunung Gambuta (1.954 mpdl) Bolaang Mangondow, Gunung Saoutan (1.827 mpdl) – Bolaang Mangondow, Gunung Rabana (2.500 mpdl) Boalemo, Gunung Boliohutu (2.070 mpdl) Gorontalo, Gunung Sonjol (3.225 mpdl) Donggala, Gunung Tokala (2.639 mpdl) Morowali, Gunung Watumpe (2.499 mpdl) – Kolaka, Gunung Mengkoka (2.790 mpdl) Kolaka, Gunung Kambuno (2.950 mpdl) Luwu Utara Sulsel dan Gunung Lompobatang (2.870 mpdl) Gowa.

5. Pulau Bali

– Luas wilayah Pulau Bali adalah 5.780,0g km persegi.

– Puncak tertinggi di Bali adalah Gunung Agung (3.148 mpdl)

Gunung gunung di Bali antara lain:

Gunung Agung (3.148 mpdl) , Gunung Batur (1.717 mpdl), Gunung Batukaru (2.276 mpdl) dan Gunung Merbuk (1.386 mpdl).

6. Pulau Nusa Tenggara

– Luas wilayah Nusa Tenggara adalah 72.877 km persegi.

–  Puncak tertinggi di Nusa Tenggara adalah Gunung Mutis (2.427 mpdl).

Gunung Gunung di Nusa Tenggara 

Antara lain; Gunung Mutis (2.427 mpdl), gunung Poco Mandasawu (2.370 mpdl), Gunung Poco Likang (2.370 mpdl), Gunung Ebulobo (2.124 mpdl) dan Gunung Inierie (2.080 mpdl)

7. Kepulauan Maluku

– Luas wilayah Pulau Maluku adalah 74.505 km persegi.

– Puncak tertinggi di Maluku adalah Binaiya (3.027 mpdl)

Batas batas Pulau Maluku,

Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Seram, Sebalah Selatan berbatasan dengan Laut Arafuru, Sebelah Barat berbatasan dengan Pulau Sulawesi dan Sebelah Timur Pulau Papua.

– Jumlah provinsi di maluku ada 2 yaitu Maluku Utara dan Maluku

Gunung Gunung di Maluku anatara lain

Gunung Binaiya (3.027 mpdl), Gunung Kapalamadan (2.729 mpdl), Gunung Sawuhai (1.006 mpdl), Gunung Batusibela (2.111 mpdl), Gunung Dukono (1.225 mpdl).

8. Pulau Papua

– Luas wilayah dari Pulau Papua adalah 786.000 km persegi.

Puncak tertinggi di Papua adalah Puncak Jaya (

Jumlah Provinsi ada 2 yaitu: Papua dan Papua Barat.

Batas batas wilayah dari pulau Papua

adalah Sebelah Utara berbatasan dengan Samudra Pasifik, Sebalah Selatan Laut Arafuru dan Samudra Hindia, Sebelah Timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Sebalah Barat berbatasan dengan Kepulauan Maluku.

Gunung Gunung di Papua antara lain:

Gunung Puncak Jaya (4.860 mpdl), Gunung Trikora (4.730 mpdl), Gunung Mandala (4.640 mpdl).

Materi Tema 1 Kelas 5 SBdP

Untuk mupel SBdP Tema 1 Subtema 1 membahas tentang gambar cerita atau gambar Ilustrasi. Gambar cerita adalah gambar yang mengandung sebuah cerita. Gambar Ilustrasi adalah yang berguna untuk memperjelas ide cerita. Jenis atau corak dari gambar cerita atau ilustrasi ada 4 macam yaitu:

a. Realis, merupakan gambar yang dibuat sesuai dengan keadaan benda aslinya.

b. Kartun, merupakan gambar yang berfungsi menghibur biasanya berisikan tentang humor dan kepahlawanan. Gambar karun sering disebut gambar animasi.

c. Karikartur, merupakan gambar yang mengubah bentuk dengan cara melebih lebihkan salah satu bagiannya. Biasanya untuk sebuah sindiran.

d. Dekoratif, merupakan gambar yang merubah bentuk bentuk yang ada tanpa meninggalkan ciri khasnya.

Langkah Langkah menggambar ilustrasi, antara lain:

1. Menentukan ide atau gagasan.

2. membuat sketsa

3. Pewarnaan bisa sesuai dengan aslinya atau imajinasi kita.

Contoh Soal Tema 1 Kelas 5 Revisi 2018

Setelah kita membaca dan mempelajari rangkuman materi tema 1 kelas 5 subtema 1, sahabat bisa mengecek seberapa materi yang bisa sahabat kuasai. Dan berikut ini kami sediakan contoh soal tema 1 kelas 5 revisi 2018 sebagai latihan ulangan.

Sahabat bisa juga mengunduh soal tematik kelas 5 semua tema di bawah ini. Kumpulan Soal Tematik Kelas 5 Semua Tema Semester 1 Revisi 2018.

Terima kasih telah berkenan membaca postingan kami tentang materi tema 1 kelas 5.

 

Gambar Gravatar
Saya hanya seorang pengajar SD, yang mencoba berbagi ilmu yang aku miliki. Semoga apa yang aku bagikan bermanfaat bagi kita semua. Bagi sahabat yang punya saran atau kritik bisa menghubungi kami pada kontak Whatsapp dengan nomor 0882  3212 3181 (Maaf jika low respon).